Tuhan memang mendengar doa dengan cepat,
Namun mengabulkanya butuh waktu,
Aku bertemu denganmu,
Bertemu dalam satu nama,
Tak pernah bertemu sebelumnya,
Bahkan terbersit di benak ini bahwa
Kau begitu menarik perhatian.
Ketika waktuku habis,
Rasanya ada sedih yang luar biasa,
Karena yang tersisa hanya selembar kertas
Oleh-oleh.
Untuk meminta identitasmu lebih jauh aku terlalu pemalu
Hanya berdoa saja dalam hati
Jika Tuhan mengizinkan dan aku berhak atas mu
Kita akan bertemu lagi, secepatnya
Secepatnya.
Sebulan berlalu,
Tuhan belum menjawab doaku
Aku mulai meninggalkan rasa ketertarikan ini
Mulai berfikir mungkin aku tak punya hak atas mu
Mungkin ini jawaban doaku
Mungkin kita hanya bisa bertemu dalam satu nama
Hanya nama yang bisa mengikat bayangan
Kemudian,
Aku mendengar lagi namamu,
Namamu berkaitan dengan aku,
Tak butuh seribu fikir lagi,
Rindu yang hampir kering ini seakan menghijau lagi
Kita bertemu lagi.
Berkata-kata, membuat lengkungan ke atas satu sama lain,
Tuhan mengabulkan doaku
Doa yang tidak kutahu beralaskan apa
Rasa yang terlalu jauh ku sebut cinta
Rasa yang terlalu pendek jika ku sebut hasrat
Rasa yang mungkin bisa di definisikan "ketertarikan".
Tuhan,
Jika Kau mengizinkan,
Jika Ia memang hak untuk ku,
Izinkan kami memiliki rasa yang sama dan tumbuh bersama-sama
Dengan Penghujung yang terbaik
Terbaik untuk kami.
Amin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar